Virus Corona : Pandemi Di Amerika 928.619 kasus positif, 52.459 Meninggal Dunia

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada hari Minggu melaporkan tercatat 928.619 kasus virus corona, dengan peningkatan 32.853 kasus dari hari sebelumnya. Selain itu, CDC juga mengatakan jumlah kematian telah meningkat sebanyak 2.020 menjadi 52.459.

Angka-angka CDC tidak harus mencerminkan kasus yang dilaporkan oleh masing-masing negara bagian. Penghitungan yang dilaporkan pada akhir pekan adalah tahap awal dan akan diperbarui pada hari Senin.

Singapore Now Records The 3rd Most Corona Case in Asia

Dari tahap awal munculnya pandemi Virus Corona COVID-19, teori konspirasi tentang asal-usul dan skala penyakit tersebar di platform online.

Di antara ini adalah klaim palsu bahwa virus itu merupakan bagian dari “program senjata biologi rahasia” China, dan klaim tak berdasar bahwa tim mata-mata Kanada-China telah mengirim Virus Corona baru ini ke Wuhan.

Is It True That China Stole the US Corona Virus Vaccine?

Akibat dari penyebaran virus yang makin meningkat. Pengamat menyebut pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) bakal ‘hancur-hancuran’ karena pandemi virus corona, terutama pada kuartal I dan II 2020.

Ekonom Goldman Sachs, misalnya, memproyeksi pertumbuhan ekonomi riil AS negatif 9 persen pada kuartal I dan berlanjut hingga 34 persen pada kuartal II.

US Allegations Against China About the Beginning of the Corona Virus

Kondisi ini terjadi, karena banyaknya perusahaan yang menempuh jalur pemutusan hubungan kerja (PHK). Jumlah pengangguran di AS pun dipastikan meningkat.

Economic Impacts Due to Corona Predicted to Surpass the 2008 Crisis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *