Kasus Positif Meningkat, Perlukah Vaksin Covid-19 Dosis Keempat?

Kasus Positif Meningkat, Perlukah Vaksin Covid-19 Dosis Keempat?

Dosis booster vaksin Covid-19 merupakan bentuk upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus Corona. Tujuannya adalah untuk merangsang sistem imun dan mengembalikan efektivitas vaksin sebelumnya yang bisa saja menurun seiring waktu.

Di Indonesia, pemberian booster vaksin ketiga sudah mulai dilaksanakan untuk masyarakat yang berusia di atas 18 tahun dan sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua minimal 3 bulan sebelumnya.

Sementara itu, pemberian vaksin COVID-19 dosis ke-4 telah dijalankan di negara lain, seperti Israel. Pada dosis ke-4 ini, pemberian vaksin difokuskan untuk kelompok yang lebih rentan, seperti lansia, orang dengan sistem imun yang lemah, dan petugas kesehatan.

Akan tetapi belakangan pemerintah Indonesia diminta untuk mempertimbangkan pemberian vaksin booster kedua alias dosis ke 4.

Hal itu diungkapkan oleh mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama.

Menurut Prof Tjandra, pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian vaksin dosis ke 4.

Namun pemberian vaksin booster kedua ini tidak perlu dilakukan serentak secara nasional, melainkan per daerah.

Berkaca pada kebijakan New York State Department of Health (NYSDOH) yang baru-baru ini mengumumkan bahwa, mereka yang berusia 50 tahun ke atas perlu mendapat booster kedua atau suntikan vaksin keempat dalam jarak 4 bulan sesudah mereka mendapat booster pertama.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 dosis keempat belum akan dilakukan. Kemenkes masih menunggu kajian ilmiah dan publikasi lain soal perlunya pemberian vaksin dosis keempat. “Jadi kita tunggu kajian ilmiah serta publikasi lainnya tentang perlunya vaksinasi keempat,” ujar Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (28/4/2022). “Iya sementara ini belum (akan dilakukan vaksinasi dosis keempat),” lanjutnya. 

Baca juga: Astaga! Varian Baru Corona Sudah Masuk Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.