Astaga! Varian Baru Corona Sudah Masuk Indonesia

Astaga! Varian Baru Corona Sudah Masuk Indonesia

Varian baru Covid-19 yaitu Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, terdapat 8 kasus Omicron subvarian terbaru di Tanah Air.

Dari 8 orang yang tertular BA.4 dan BA.5, hanya satu orang yang bergejala sedang dan dia belum mendapatkan vaksinasi booster. Sedangkan 7 pasien lainnya sudah mendapat vaksinasi booster dan semua tanpa gejala atau bergejala ringan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan ke jajarannya agar tetap waspada di tengah kemunculan kasus Omicron BA.4 dan BA5. Jokowi juga meminta pemberian vaksin booster ditingkatkan.

Hal itu disampaikan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin usai rapat terbatas (ratas) dengan Jokowi di Istana, Jakarta, Senin (13/6/2022). Awalnya, Budi menyampaikan kasus transmisi Indonesia masih terbilang baik.

“Walaupun demikian bapak Presiden juga memberikan arahan ke kami bahwa lebih baik kita waspada, lebih baik kita berhati-hati karena kewaspadaan kita, konservatifnya kita, kehati-hatian kita sudah memberikan hasil bahwa kondisi penanganan pandemi di Indonesia termasuk yang relatif baik dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia,” ujar Budi saat konpers.

Kenaikan kasus positif karena varian baru

Kasus penyakit akibat virus corona (Covid-19) di Indonesia kembali mengalami kenaikan. Bahkan, jika dilihat rata-rata selama 7 hari, jumlah kasus melejit mendekati 100%.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan 574 kasus. Jumlah tersebut turun dari hari sebelumya 627 kasus, yang merupakan penambahan kasus tertinggi dalam 7 pekan terakhir.

DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus aktif terbanyak, yakni 2.063 kasus, jauh lebih tinggi dari Jawa Barat di urutan kedua sebanyak 797 kasus. Banten berada di tempat ketiga dengan 340 kasus aktif, Bali dam Jawa Timur melengkapi 5 besar dengan 199 dan 174 kasus aktif.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan kenaikan kasus tersebut diakibatkan varian baru yang sudah masuk ke Indonesia. Varian tersebut yakni Omicron BA.4 dan BA.5.

“Nah, untuk informasi teman-teman itu memang sudah ditemukan di Indonesia kemarin di Bali sudah ada 4 orang yang terkena BA.4 dan BA.5. Kita sekarang sudah monitor karena memang ini bisa menghindari imunitas vaksin, penyebarannya juga cepat sama seperti varian Omicron,” jelas Budi.

“Jadi kita sudah memastikan penyebab kasus naik pasti adanya varian baru,” tuturnya.

Baca juga: Kasus Positf Covid-19 Naik 31 Persen dalam 3 Pekan Terakhir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.