Alasan Anak Disarankan Masuk PAUD

Alasan Anak Disarankan Masuk PAUD

Sebagai orang tua sudah sepatutnya kita memberikan sekolah terbaik untuk kebutuhan anak. Sekolah PAUD adalah langkah utama agar anak dapat berkembang dan beradaptasi dalam pendidikan sehingga akan lebih mudah dalam meraih prestasinya.

Manfaat anak masuk sekolah PAUD

Sekolah PAUD memiliki berbagai manfaat untuk perkembangan anak, yakni:

1. Membantu anak mengikuti arahan

Manfaat PAUD dapat mengajarkan anak untuk mengikuti arahan. Mereka akan mendengarkan dan belajar mengikuti arahan dari gurunya, seperti berbaris, mencuci tangan, atau berdoa.

2. Menyesuaikan diri sebelum masuk sekolah dasar

Memasukkan anak ke sekolah PAUD membantu anak menyesuaikan diri sebelum masuk ke sekolah dasar.

Anak akan diperkenalkan dengan rutinitas sekolah, dan belajar disiplin sehingga nantinya lebih siap untuk pendidikan lebih lanjut.

3. Meningkatkan perkembangan emosional dan sosial

PAUD dapat mengembangkan keterampilan emosional dan sosial anak. Keterampilan ini termasuk belajar untuk berbagi dan bergiliran, menunjukkan empati kepada sesama, dan mengatur emosinya sendiri. 

Misalnya, anak-anak PAUD akan belajar duduk tenang saat mendengarkan guru bercerita tanpa menyela.

4. Memberi kesempatan belajar sambil bermain

Sekolah PAUD memberi kesempatan bagi anak untuk belajar sambil bermain. Hal ini dapat mendorong anak untuk bereksplorasi dan menyukai belajar. 

Anak PAUD mungkin melakukan berbagai kegiatan yang sebelumnya tidak pernah mereka lakukan di rumah.

5. Mendorong perkembangan motorik

Di PAUD, anak melakukan banyak kegiatan fisik yang dapat mendorong perkembangan motoriknya. 

Perkembangan motorik dapat berpengaruh pada kemampuan belajar anak. Misalnya, keterampilan motorik halus diperlukan bagi anak untuk memegang pensil saat mewarnai atau menulis. 

Sementara itu, keterampilan motorik kasar memungkinkan anak menyeimbangkan dan mengoordinasikan tubuhnya.

Indikator kesiapan anak masuk PAUD

Penting bagi orangtua untuk menyimak seberapa jauh kesiapan anak berhadapan dengan lingkungan luar, alih-alih hanya mempertimbangkan rasa percaya diri mereka untuk masuk PAUD. 

1. Bisa berbicara dengan jelas

Salah satu indikator kesiapan anak masuk sekolah yang dapat menjadi pertimbangan orangtua yaitu kemampuannya untuk berkomunikasi seperti berbicara dengan jelas.

Saat anak mulai sanggup mengutarakan keinginannya dengan berbicara secara jelas, Anda dapat mempersiapkan mereka untuk memasuki pendidikan di luar keluarga.

Berbicara dengan jelas merupakan syarat utama agar si kecil dapat berinteraksi, sehingga tidak kebingungan ketika mengikuti pelajaran di sekolah PAUD.

2. Mengatasi masalah

Kemampuan anak dalam mengatasi masalah akan terus berkembang seiring pertumbuhan usianya. Kendati demikian, Anda juga dapat mempertimbangkan kemampuan si kecil dalam mengatasi masalah sederhana, sebelum ia menjadi anak PAUD.

Cukup perhatikan respons si kecil saat ia berbuat salah atau ingin memperbaiki sesuatu yang keliru, termasuk mencuci tangan yang kotor maupun mengelap tumpahan air.

Hal-hal sederhana seperti itu dapat jadi pertimbangan Anda melihat kesiapannya masuk pendidikan anak usia dini.

3. Mau berbagi

Salah satu kunci utama anak siap menghadapi lingkungan di luar keluarga inti seperti PAUD yaitu kesadaran si kecil untuk berbagi.

Perilaku ini dapat membuat si kecil lebih mudah beradaptasi dengan teman-temannya yang lain saat menjadi anak PAUD.

4. Mau bermain bersama

Indikator anak masuk PAUD adalah anak tidak takut untuk bermain bersama. Tidak sedikit anak yang masih ketakutan saat bertemu orang lain, sehingga kerap menimbulkan respons dengan menangis.

Sebagai orangtua, penting untuk memperkenalkan anak pada lingkungan luar selain keluarga inti sehingga mereka bisa mengetahui akan selalu ada orang baru yang hadir dalam kehidupannya.

Ketika anak mau berbagi dan bermain bersama teman lainnya, hal ini dapat mengindikasikan kesiapannya untuk mengikuti pelajaran di PAUD.

5. Menjaga barang pribadi

Ketika anak memiliki tanggung jawab untuk menjaga barang pribadi miliknya, hal tersebut juga dapat mengindikasikan kesiapannya dalam menghadapi lingkungan luar seperti PAUD. Mereka bisa memahami bahwa apa yang dimilikinya perlu dijaga.

6. Kemampuan motorik sudah terasah

Indikator penting lainnya seputar kesiapan anak masuk PAUD adalah kemampuan motorik anak.

Perhatikan kemampuan anak dalam memegang pensil, menulis nama, menggambar bentuk sederhana, memakai baju sendiri, menggunakan gunting hingga mengikat tali sepatu sendiri.

Jika mereka sanggup melakukannya secara mandiri, hal ini dapat mengindikasikan kesiapannya untuk menjadi anak PAUD.

7. Menggunakan toilet secara mandiri

Anak sudah siap masuk PAUD ketika mereka tahu harus pergi ke toilet apabila ingin buang air kecil atau buang air besar. 

Indikator lainnya yang lebih penting dalam menunjukkan kesiapan sekolahnya adalah jika anak dapat menggunakan toilet secara mandiri tanpa bantuan orang lain.

Syarat masuk PAUD

Sekolah PAUD terdiri dari taman penitipan anak (TPA), playgroup (kelompok bermain), taman kanak-kanak (TK), atau sederajat. Anda dapat mendatangi sekolah PAUD terdekat untuk mendaftarkan anak.

Pendaftaran calon peserta didik harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Berusia 2-6 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan untuk TPA
  • Berusia 3-4 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan untuk playgroup
  • Paling rendah berusia 4 tahun dan paling tinggi berusia 5 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan untuk TK A
  • Paling rendah berusia 5 tahun dan paling tinggi berusia 6 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan untuk TK B
  • Memiliki akta kelahiran atau surat keterangan lahir dari pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah atau kepala desa setempat sesuai dengan domisili calon peserta didik
  • KTP orangtua atau wali
  • Ada kartu keluarga berisi nama calon peserta didik
  • Orangtua atau wali calon peserta didik menyerahkan surat tanggung jawab mutlak dan formulir pendaftaran PAUD
  • Foto berwarna calon peserta didik.

Baca juga: Usia Ideal Anak Masuk PAUD dan Manfaatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.