Usia Ideal Anak Masuk PAUD dan Manfaatnya

Usia Ideal Anak Masuk PAUD dan Manfaatnya

Setiap orang tua pastinya ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya. Di era sekarang tingkat pendidikan anak sudah dimulai dari usia dini atau PAUD. Banyak orang tua yang memilih memasukan anak ke sekolah PAUD sebelum masuk TK dan SD.

Apa itu PAUD?

PAUD singkatan dari pendidikan anak usia dini. Berbicara mengenai apa itu PAUD, institusi ini merupakan suatu upaya pemberian rangsangan pendidikan untuk mempersiapkan anak sebelum memasuki sekolah dasar SD). 

Semua anak berusia 0-6 tahun bisa mengikuti PAUD. Pendidikan usia dini ini memperkenalkan konsep belajar sambil bermain pada anak, sekaligus memupuk rasa cinta sekolah dan belajar dengan cara yang menyenangkan.

Berapa usia ideal anak masuk sekolah PAUD

Pada dasarnya pendidikan anak usia dini atau PAUD bisa dilakukan oleh para orang tua di rumah. Berdasarkan peraturan kementerian tahun 2018, PAUD bisa dilakukan pada anak sejak baru lahir sampai usia 6 tahun. Ada dua jalur penyedia layanan pendidikan anak usia dini yaitu, formal dan nonformal.

Biasanya paud formal disediakan oleh pemerintah daerah atau swasta. Sementara yang non formal dilakukan oleh orang tua di rumah. Untuk usia anak masuk PAUD formal, dibagi menjadi 3 kelompok.

  • Bayi: 0-1 tahun
  • Balita: 2-3 tahun
  • Kelompok: bermain 3-6 tahun

Pentingnya masuk PAUD bagi anak

  • Alasan pendidikan: PAUD menjadi pondasi dalam meningkatkan kemampuan anak untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, dan menurunkan angka mengulang kelas atau putus sekolah.
  • Alasan Ekonomi: PAUD merupakan investasi yang menguntungkan bagi anak, keluarga, maupun masyarakat
  • Alasan sosial: PAUD menjadi salah satu upaya dalam menghentikan kemiskinan
  • Alasan hukum: PAUD merupakan hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan yang dijamin oleh negara.

Manfaat anak bersekolah PAUD

PAUD atau prasekolah memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak Baik dari kemampuan sosial, emosional, sampai cara berpikirnya. Berikut manfaat memasukan anak ke sekolah PAUD yang dikutip dari Rasmussen College.

1.Membantu anak menyesuaikan diri sebelum masuk sekolah

Sebagai orang tua, jika anda berencana memasukan anak ke sekolah PAUD saat ia berusia dua atau 3 tahun, itu membantunya beradaptasi dengan dunia sekolah. Anak akan belajar mengenal rutinitas sekolah, seperti menjaga kebersihan, mencuci tangan sebelum makan, bermain dengan teman, atau mengenal huruf juga angka. Selain itu, anak juga belajar lebih disiplin terhadap rutinitas sehari-hari.

2.Membuat anak mengikuti arahan

Pada tingkat sekolah anak usia dini, anak akan diajarkan untuk mengikuti arahan. Tak hanya dari pengajar tetapi juga sesama murid sekolah. Saat di sekolah, anak akan belajar mengerti arahan dari gurunya untuk membuka sepatu, mencuci tangan, membaca, atau berdoa. Anak akan melihat sosok guru dan teman-temannya menjadi contoh, sehingga ia menirukan dan mengerti arahan yang diberikan.

3.Perkembangan emosional

Salah satu efek jangka panjang dari sekolah pendidikan usia dini (PAUD) yang paling penting adalah pengembangan emosi dan kemampuan sosial anak. Kemampuan tersebut membuat seseorang mampu berinteraksi secara efektif, baik dan benar dengan sesama. Di PAUD atau prasekolah, anak akan diajarkan untuk mengenal dirinya sendiri, serta mengeksplorasi lingkungan, bermain dengan sebayanya, serta membangun rasa percaya diri. Mereka akan belajar bahwa mereka dapat melakukan hal-hal kecil secara mandiri. 

Melalui pendidikan usia dini yang berkualitas, anak-anak akan diajarkan untuk menjawab rasa penasaran mereka terhadap dunia luar melalui eksplorasi, eksperimen dan percakapan.

4.Perkembangan sosial

Pendidikan usia dini merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan kemampuan dasar kepada anak. Kemampuan – kemampuan yang dapat diajarkan selama di sekolah di PAUD antara lain; Fokus terhadap tujuan tertentu, Berpikir terbuka, Mengendalikan emosi. Selain itu, pendidikan prasekolah juga dapat membuat anak lebih percaya diri dan mandiri ketika ia sudah dewasa.

5.Meningkatkan perkembangan motorik anak

Percaya atau tidak, sekolah pendidikan anak usia dini bisa menjadi tempat si kecil melatih kemampuan motorik kasar dan halus. Kemampuan motorik yang diasah yaitu, anak belajar menggenggam pensil atau krayon saat menggambar. Ia akan belajar koordinasi antara tangan dan tubuh ketika bergerak. Oleh karena itu sebagai orang tua tentunya anda memiliki banyak pertimbangan untuk memasukan anak ke sekolah PAUD

Baca juga: Ilmu Parenting yang Harus Diketahui Orangtua Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.