Perayaan Nyepi di Bali di Tengah Ancaman Corona

Corona Virus Case Update in the World until March 31, 2020

Perayaan nyepi tahun ini berbeda dari perayaan nyepi pada tahun sebelum-sebelumnya. Karena sedang mewabahnya virus corona di seluruh penjuru dunia akhir-akhir ini maka akan ada beberapa perubahan dalam ritual kali ini.

Situasi Tidak Kondusif

Read : Positive Corona Virus Patients Increase, Bali’s Economy Threatened

Tokoh Hindu di beberapa wilayah di Indonesia sudah menyepakati untuk tidak melakukan ritual yang banyak membuat orang berkerumun.
Tokoh Hindu Lamongan bapak Adi Wiyono mengatakan bahwa tahun ini pawai Ogoh-ogoh ditiadakan untuk menghindari keramaian. beliau juga mengatakan ada surat edaran terkait tata cara pelaksanaan sembahyang Nyepi, di saat mewabahnya virus Corona (Covid-19).

Positive Corona Virus Patients Increase, Bali's Economy Threatened
Positive Corona Virus Patients Increase, Bali’s Economy Threatened

Adi yang juga pemangku Pura Sweta Maha Suci Desa Balun ini mengungkapkan jika kemarin umat hanya sembahyang di pura kemudian melaksanakan Nyepi di rumah masing-masing. Karena Ogoh-ogoh sudah dibuat, semua Ogoh-Ogoh itu dijadikan satu di pura dan dibakar saat tengah malam tanpa keramaian warga.

Read : Spot Diving and Snorkeling in Bali

Perayaan Nyepi tetap Dilakukan

Hal terakhir yang dapat dilakukan adalah Nyepi dirayakan dengan menerapkan Chess Brata termasuk mengamati geni atau tidak menyalakan api atau memasak, mengamati pekerjaan yang tidak berfungsi, mengamati lingkungan yang tidak bepergian dan mengamati pelelangan untuk menghentikan kegiatan kesenangan duniawi .

Perayaan Nyepi di Bali di Tengah ancaman Virus Corona

Persiapan Lancar

Persiapan Nyepi tidak menemui kendala meski dalam kondisi pandemi corona. Untuk perlengkapan sesaji pun tidak sulit dicari. Menurut dia, ada tiga yang wajib dipenuhi sebagai inti yakni bunga, air dan api/dupa.

Menurutnya Nyepi tahun ini adalah sarana untuk semakin berintrospeksi diri, menyikapi perubahan juga perkembangan zaman, serta soal bagaimana mesti berperilaku dan bersikap di sekitar keluarga maupun masyarakat.

link : touristinasia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *