Perusahaan Legendaris Revlon Ajukan Bangkrut

Perusahaan Legendaris Revlon Ajukan Bangkrut

Perusahaan kosmetik legendaris Revlon telah mengajukan permohonan perlindungan kebangkrutan. S

Sebagaimana dikutip dari Kompas.com ,17 Juni 2022, perusahaan tersebut saat ini terjerat utang yang menggunung. Mereka mengumumkan tengah kesulitan membayar kewajiban kepada para kreditur dan pemasok. 

Perusahaan berharap bisa mendapat pinjaman baru sebesar 575 juta dollar AS untuk mendukung operasional harian. Dikutip dari Financial Times, perusahaan mengajukan kebangkrutan bukan dipicu oleh kurangnya permintaan produk. 

Namun masalah muncul akibat adanya gangguan rantai pasokan, tenaga kerja, dan inflasi yang berujung pada perusahaan kekurangan uang dan modal kerja.

Mengutip laman Reuters, pengajuan tersebut telah dikirimkan langsung kepada Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Selatan New York, Rabu (15/6/) lalu. Dalam laporan tersebut, produsen cat kuku dan lipstik mencatat aset dan kewajiban antara US$ 1 miliar (Rp 14 triliun) dan US$ 10 miliar.

Wall Street Journal juga melaporkan Revlon telah memulai pembahasan dengan pemberi pinjaman menjelang jatuh tempo utang untuk menghindari kebangkrutan. Kejatuhan Revlon terjadi ketika perusahaan baru berbasis online mulai membanjiri pasar kosmetik dunia.

Penyebab kejatuhan Revlon

Tak hanya karena persaingan, perusahaan yang saat ini berusia 90 tahun itu juga mengalami pelemahan permintaan akibat gangguan pasokan pasca penguncian Covid-19 dan juga inflasi yang cukup tinggi

Ada 2 UU Kepailitan yang bisa dipakai di AS yakni Bab 7 dan Bab 11. Dalam Bab 11, debitur bisa mengajukan rencana reorganisasi untuk membayar utang kepada kreditor secara bertahap.

Namun, Mengutip data Bloomberg pada Sabtu (18/6), saham Revlon Inc. malah meroket 245% selama empat hari. 

Padahal, saham Revlon sempat jatuh ke titik terendah sepanjang masa pada Senin (13/6) saat perseroan mengumumkan pengajuan kebangkrutan.

Lonjakan saham tersebut lantaran spekulan memperdagangkan lebih dari 350 juta saham dengan taruhan pengembalian besar.

Baca juga: Level Tertinggi! Inflasi Amerika Serikat Mencapai 8,6 Persen

Leave a Reply

Your email address will not be published.