5 Cara Mengatasi Serangan Panik dengan Cepat

5 Cara Mengatasi Serangan Panik dengan Cepat

Serangan panik (panic attack) adalah kemunculan rasa takut atau gelisah yang berlebihan secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa menit hingga setengah jam.

Serangan panik ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, napas pendek, pusing, tegang otot, atau gemetar. Kondisi ini bisa terjadi kapan pun, baik saat sedang beraktivitas maupun ketika beristirahat.

Dikutip dari NHS, gejala serangan panik ini tidak berbahaya, tapi terasa sangat menyakitkan bagi orang yang mengalaminya.

Maka dari itu, ada baiknya untuk mengetahui beberapa cara mengatasi serangan panik dengan cepat. Kira-kira apa saja ya? 

Cara mengatasai serangan panik

Yuk, simak penjelasannya di sini!

  1. Mengendalikan rasa takut
    Dilansir dari NHS, rasa takut yang muncul jangan sampai mengendalikan pikiranmu. Ketika serangan panik datang, kendalikan rasa takut dengan meyakinkan diri bahwa serangan ini akan segera berakhir. 
    “Serangan panik selalu berlalu dan gejalanya bukan pertanda sesuatu yang berbahaya. Katakan pada diri sendiri bahwa gejala yang dialami disebabkan oleh kecemasan,” kata profesor psikolog klinis Paul Salkovskis dikutip dari NHS.
  2. Meminta bantuan orang terdekat
    Jika sedang bersama teman atau keluarga, minta bantuan orang tersebut untuk meyakinkan Anda bahwa gejala kecemasan dan serangan panik ini akan segera berakhir. Minta mereka untuk menenangkan Anda.
  3. Mengatur pernapasan
    Pada saat serangan panik muncul, tidak jarang para penderitanya akan merasakan sesak napas. Oleh karena itu, berlatih pernapasan yang benar ternyata cukup membantu Anda melepaskan diri dari serangan panik.
    Nah, berikut ini adalah cara melakukannya, antara lain:
    – Tarik napas perlahan melalui hidung.
    – Keluarkan napas dengan pelan melalui mulut.
    – Tutup mata dan fokus pada pernapasan.
    – Gunakan hitungan 1-5 untuk menarik napas.
  4. Menutup mata sejenak
    Dilansir dari Healthline, beberapa serangan panik dapat disebabkan oleh pemicu yang membuat kamu kewalahan. Terutama bila sedang berada di lingkungan yang sangat sibuk yang membuatmu sulit untuk berkonsentrasi. Bila tidak dapat mengelolanya, hal tersebut dapat memicu serangan panik. 
    Oleh sebab itu, cobalah untuk menutup mata sejenak ketika mengalami serangan panik. Hal tersebut dapat menghalangi beberapa rangsangan yang terjadi di sekitar sehingga kamu dapat lebih fokus untuk mengatur pernapasan. 
  5. Menggunakan teknik relaksasi otot
    Layaknya pada pernapasan, teknik relaksasi otot juga dapat menghentikan serangan panik yang sedang dirasakan. Untuk melakukannya, cobalah untuk membuat suatu otot rileks seperti jari-jari di tangan, atau bagian lain seperti leher pada bagian atas tubuh.

Baca juga: Terkuak! Ini Alasan Jiyoon Keluar dari Grup Weekly

Leave a Reply

Your email address will not be published.