Berdasarkan laporan dari Komisi Kesehatan Tiongkok. Setidaknya ada penambahan sejumlah 130 kasus tanpa gejala yang terkonfirmasi. Hasil ini dilaporkan pada Selasa 31 Maret 2020 kemarin.

Read : Tourism in Bali Declines Due to Corona Virus Pandemic
Setelah melakukan analisis dan jajak pendapat pemerintah China memutuskan untuk melakukan screening dan tracing yang lebih luas. Langkah ini di ambil agar penyebaran virus corona tanpa gejala dan siapa pun yang berhubungan dengan mereka dapat di deteksi.
Nusa Penida Island: Heaven for Humans and Biota
Kejadian ini membuat beberapa peneliti kebingungan karena ini di luar dari hasil penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya mengatakan bahwa virus ini akan menimbulkan gejala seperti deman, batuk kering, sesak napas dan nafas berat.

Read : American Fire Captains are exposed to Corona Virus
Sementara itu, masyarakat China mulai merasa khawatir dengan adanya lonjakan pasien Covid-19 tanpa gejala tersebut. Mereka berpendapat bahwa peneybaran akan sulit utnuk di deteksi karena psien tidak merasakan sakit.
Maria van Kerkhove ahli epidemiologi WHO mengungkapkan hasil pengamatan bahwa sebagian besar kasus covid-19 dari pasien yang bergejala. Akan tetapi tak sedikit pula dari orang yang tanpa gejala.
Read : Area Bali Indonesia on Seminyak Beach: Number Two Destination After Kuta