
Seekor kucing peliharaan di Hongkong baru-baru ini mendapatkan hasil positif untuk tes Covid-19. Kucing tersebut tidak menunjukkan gejala apapun terkait penyakit yang diakibatkan oleh virus SARS-CoV-2 tersebut.
Hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih meyakini bahwa hewan peliharaan tak bisa menularkan virus corona. Tak ada bukti kuat bahwa anjing dan kucing bisa terinfeksi virus corona.
Lovina Beach Bali: Beach tourist destination 2020
Pada dasarnya, virus corona merupakan virus yang ditemukan pada hewan. Virus corona yang menginfeksi hewan terbagi ke dalam empat sub-kelompok utama: alfa, beta, gama, dan delta.
elama ini, virus corona yang menular dari hewan ke manusia adalah jenis alfa dan beta.
Sebelumnya, dua anjing peliharaan mendapatkan hasil positif lemah usai tes Covid-19 beberapa kali. Hewan keempat yang mendapatkan hasil positif Covid-19 berada di Belgia.
Japanese Tsunami Is Predicted If a Magnitude 9 Earthquake Occurs
Meski begitu, petugas medis di Hongkong terus memonitor dan memeriksa hewan-hewan peliharaan tersebut.
Asosiasi Dokter Hewan Hongkong menyebutkan alasan yang masuk akal yang menyebabkan hewan positif corona adalah kontak yang terlalu dekat dengan pemiliknya.
Nusa Penida Island: Heaven for Humans and Biota
Meski begitu, ada baiknya pemilik hewan peliharaan menerapkan konsep hidup bersih dan sehat dengan cara sebagai berikut: 1. Cuci tangan usai memegang hewan peliharaan, makanan, serta kotoran mereka 2.
Praktekkan higienitas tinggi dan bersihkan badan usai berkontak dengan hewan peliharaan 3. Bawa hewan peliharaan ke dokter hewan secara rutin.