
Keganasan virus Corona di Amerika Serikat terus merenggut banyak nyawa. dilansir dari detik.com Bahkan dalam sehari, lebih dari 2.700 orang di negara adikuasa itu meninggal karena virus mematikan tersebut.
Sekarang penularan terus terjadi di beberapa negara bagian, terutama di kawasan Tenggara.
Dengue Fever in Bali Increases to 100 Percent in the Middle of Pandemic Corona
Setelah beberapa bulan setelah kasus pertama COVID-19 dilaporkan, Amerika Serikat kini menjadi pusat penyebaran corona terbesar di dunia.
Sudah ada lebih dari 740 ribu kasus corona positif dengan jumlah kematian lebih dari 41 ribu orang.
Kamis pekan lalu, dalam 24 jam, ada 4.591 warga Amerika Serikat yang meninggal. Menjadi angka kematian terbesar dalam sehari di negara tersebut. Saat ini Rumah sakit di sana masih melaporkan adanya 2.000 ribu pasien COVID-19 setiap hari.
Jimbaran Beach Bali: White Sandy Beach that Hits
New York, negara bagian dengan penduduk keempat terbesar, menjadi pusat penyebaran dengan 236 ribu kasus dan 17 ribu kematian.Sedangkan Massachusetts, Pennsylvania, California dan Michigan semuanya memiliki masing-masing 30 ribu kasus.
Negara bagian tetangga New York, New Jersey melaporkan adanya lebih dari 81 ribu kasus, dengan 4 ribu kematian.
Spot Diving and Snorkeling in Bali
Menurut data Johns Hopkins University, sejauh ini AS telah mencatat total 44.845 kematian terkait COVID-19. Juga dilaporkan bahwa lebih dari 800 ribu kasus terkonfirmasi Corona telah tercatat di AS hingga Selasa (21/4) malam waktu setempat.
Lebih dari 1,1 juta kasus infeksi Corona juga telah dilaporkan di Eropa, termasuk nyaris 400 ribu kasus di Italia dan Spanyol, di mana lebih dari 10 persen kasus berakhir dengan kematian.