[:en]Amazing Enchantments Place on Jeju Island, Volcanic Island from South Korea[:]
Negara-negara di Asia selalu memiliki pulau-pulau eksotis untuk dikunjungi. Jika di Singapura ada Sentosa, di Thailand ada Phuket, dan di Indonesia ada Bali, maka Korea Selatan punya Pulau Jeju. Pulau terbesar di Korea Selatan yang merupakan tujuan favorit bagi orang Korea untuk liburan atau berbulan-bulan.
Iklimnya sejuk, dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi membuat Jeju pulau yang ramah untuk dikunjungi. Selain itu, Pulau Jeju juga memiliki beragam lanskap mulai dari pantai, air terjun, gunung berapi, tebing, kawah, hingga gua dengan aliran lava, sehingga tidak salah jika Pulau Jeju adalah pulau terindah yang dimiliki oleh Korea Selatan.
Air Terjun Cheonjiyeon, adalah air terjun setinggi 22 meter yang berasal dari langit-langit gua dan jatuh ke kolam yang mengalir langsung ke laut. Cheonjiyeon sendiri berarti “Kolam Dewa”.
Namanya berasal dari legenda sekitar 7 peri yang melayani Raja Khayangan, raja turun ke kolam dan mencuci dirinya dengan air jernih dari kolam. Air Terjun Cheonjiyeon menambah kewajiban alam yang dimiliki Pulau Jeju, menjadi surga bagi pecinta alam.
Menyaksikan Kemegahan Matahari Terbit dari Kawah Raksasa Seongsan Ilchul-bong adalah kawah hutan yang dikelilingi oleh bebatuan bergerigi, membentuk mangkuk besar di atas laut.
Kawah yang terbentuk dari letusan gunung berapi 100.000 tahun yang lalu menawarkan keindahan luar biasa bagi para pelancong.
Terutama kemegahan matahari yang meninggi di puncak Seongsan. Masyarakat Korea sendiri memiliki budaya menyaksikan matahari terbit dari puncak ini, sebagai tanda untuk menegaskan perjalanan hidup mereka.
Terletak tepat di jantung Pulau Jeju, Gunung Hallasan adalah gunung tertinggi di Korea Selatan dengan ketinggian hingga 1950 meter, dan merupakan gunung berapi aktif tetapi belum meletus.
Mendaki Gunung Hallasan dapat menjadi pengalaman untuk dicoba, selain ada danau kawah yang indah di puncak Hallasan. Anda juga dapat menikmati pemandangan Pulau Jeju dari atas.
Dibentuk sejak 2,5 juta tahun yang lalu, Gua Manjang-gul adalah terowongan terowongan lava dengan kedalaman hingga 7,4 km dan ketinggian antara 2 dan 23 meter, menjadikan gua ini terowongan lava terbesar dan terlengkap di dunia.
Dengan menggunakan senter dan jaket, Anda juga bisa menjelajahi kedalaman gua Manjang-gul, lihat langsung formasi batuan stalaktit dan pilar lava setinggi 7 meter. Dan juga jangan kaget dengan suara kelelawar yang hidup di langit-langit gua.
Museum Desa Rakyat Jeju membawa Anda ke kehidupan masyarakat Korea di abad ke-19, tepatnya di tahun 1890-an. Lebih dari 100 rumah tradisional dan 8000 peninggalan bersejarah berada di Jeju Folk Village Museum.
Yang sekarang menjadi tempat untuk mengenal budaya dan sejarah masyarakat Korea secara lebih mendalam, terutama dalam kehidupan orang-orang di pulau Jeju.
Museum Desa Adat Jeju sendiri terbagi menjadi 4 desa, yaitu: Desa Gunung, Desa Pedesaan, Desa Memancing, dan Desa Shamanisme. Anda juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan penduduk setempat di sana, dan ada banyak kegiatan menarik yang dapat Anda coba seperti belajar membuat Patjuk (bubur kacang merah), atau Tahu Korea..
Pulau Jeju memiliki lebih dari dua puluh jalan setapak yang disebut Olle Trails. Jalur dengan rute yang ditandai oleh panah, patung, atau label berwarna membawa Anda ke tempat-tempat terindah di Pulau Jeju.
Berjalan di Olle Trails bisa menjadi pengalaman menarik dalam liburan Anda, sambil menikmati pegunungan alami Pulau Jeju, pemandangan pantai yang indah, untuk menyapa penduduk setempat di sana. Perjalanan Anda di Pulau Jeju akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Jeju Teddy Bear Museum adalah salah satu museum paling terkenal di Korea Selatan, yang menampilkan ribuan Teddy Bears dari seluruh dunia. Beberapa Boneka Beruang di Museum ini dirancang dengan sentuhan tangan yang detail.
Banyak hal unik dan menarik yang dapat Anda temukan di sini, dari Teddy Bear yang menyerupai karakter terkenal, America’s Next Top Bears, beruang Teddy terkecil, hingga Teddy Bears raksasa.
Ketika aliran lava dari letusan Gunung Hallasan mengalir ke Laut Jungmun, lava membeku dan membentuk pilar batu hitam di dinding tebing laut Jungmun, yang sekarang disebut tebing Jusangjeolli.
Pilar-pilar lava di tebing Jusangjeolli menunjukkan kekuatan alam yang hebat di masa lalu, yang sekarang menjadi pemandangan yang menakjubkan, terutama ketika bentangan ombak besar menghantam pilar-pilar lava keras dari tebing Jusangjeolli.
Hari para travelers manca negara, kali ini para pecinta pulau Bali dengan segala Keindahan di…
Bingung ke Bali mau mendaki dimana, Areabali Bali merekomendasikan Gunung diBali yang cocok banget buat…
Rekomendasi Tes Kriuk Babi Guling Di Bali. Yuk Areabali akan memberikan rekomendasi tes kriuk Babi…
Mantan istri Donald Trump Ivana Trump meninggal dunia di New York City. Ivana Trump meninggal…
Bingung Libur Kuliah Mau Kemana? YUK KE BALI. Teman mahasiswa dan mahasiswi bingung liburan kuliah…