Tuduhan AS Terhadap China Tentang Awal Mula Corona Virus

[Corona Update] Corona Virus Found Without Symptoms in China
[Corona Update] Corona Virus Found Without Symptoms in China

Warga kota Hanoi dan Ho Chi Minh City bisa sedikit bernapas lega setelah Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, mengizinkan diakhirinya praktik social distancing yang telah berlangsung selama 22 hari di kedua kota tersebut di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Langkah ini disambut baik oleh warga.

European Crisis because of Being the Corona Pandemic Center

PM Nguyen merilis arahan terbaru yang memperbolehkan kota Hanoi dan Ho Chi Minh City untuk menghentikan praktik social distancing yang diberlakukan selama 22 hari sejak 1 April lalu.

Atau dengan kata lain, social distancing di kedua kota itu diakhiri mulai Kamis (23/4) waktu setempat. Tapi masih ada aturan-aturan khusus yang harus diberlakukan di kedua kota itu.

Popular Korean Drama Filming Locations to Visit

Pertokoan, bisnis jalanan dan layanan non esensial diizinkan untuk buka kembali. Namun mereka masih harus mematuhi arahan PM Nguyen soal penghentian acara massal.

perkumpulan melebihi 20 orang di satu lokasi dan perkumpulan melebihi 10 orang di luar ruangan.

Warga juga masih harus menjaga jarak minimum 2 meter satu sama lain di area-area publik.

The Greatest Conspiracy About the Wuhan Corona Virus

Sedangkan di Amerika Virus Corona telah menewaskan hampir 50 ribu orang. Dalam sehari, angka kematian baru pasien Corona (COVID-19) mencapai 3.176 orang.

Sebagaimana dilansir AFP, Jumat (24/4/2020) angka kematian tersebut berdasarkan data penghitungan dari Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Baltimore.

China rejects International Inquiry into the Corona Virus’s Origins

Tercatat dalam 24 jam hingga pukul 8:30 malam (0030 GMT, Jumat), jumlah total kematian akibat virus Corona secara keseluruhan di AS menjadi 49.759. Ada 3.176 orang yang meninggal dalam sehari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *