Hujan ekstrem beberapa waktu terakhir hingga menyebabkan banjir menjadi alasan utama meningkatnya harga cabai hingga Rp 100 ribu per kilogram.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Tommy Nugraha, mengatakan, akibat curah hujan tinggi banyak tanaman cabai terserang hama dan jamur. Alhasil, potensi panen hilang, pasokan ke wilayah kota turun dan harga melonjak.
Ia pun mengakui situasi saat ini memang berkaitan dengan fenomena perubahan iklan yang terjadi. Masalah perubahan iklim juga sudah menjadi tantangan utama yang difokuskan Kementan.
Lantaran budidaya cabai yang sangat tergantung pada situasi cuaca, Tommy mengatakan belum diketahui berapa lama tingginya harga cabai akan berlangsung. Sebab, cuaca akan menentukan.
Baca juga: 7 Tips untuk Bepergian di Singapura dengan Anggaran Rendah